Updatekno.id — Persiku Kudus harus menelan kekalahan pahit saat menjamu PSGC Ciamis dalam laga lanjutan kompetisi Championship Liga 2 2026-2027. Pertandingan yang dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, pada Sabtu (3/10/2026) sore tersebut berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu.
PSGC Ciamis tampil menekan sejak menit awal dan berhasil membuka keunggulan melalui gol yang dicetak oleh Ghani Fatir pada menit ke-26. Meskipun tuan rumah sempat memberikan perlawanan melalui gol penyama kedudukan dari Mufid Zainun Falah pada menit ke-53, PSGC Ciamis akhirnya memastikan kemenangan lewat gol penentu Bagus Cahya pada menit ke-75.
Hasil pertandingan ini menjadi salah satu sorotan utama dalam lima laga sengit yang tersaji sepanjang Sabtu kemarin. Selain duel di Bantul, sorotan juga tertuju pada pertandingan di Stadion Manahan, Surakarta, di mana Persis Solo harus mengakui keunggulan Kendal Tornado FC dengan skor 0-2. Laga tersebut diwarnai dengan penggunaan teknologi VAR yang mengubah jalannya pertandingan.
Kebuntuan di Stadion Manahan baru terpecah pada menit ke-60 setelah wasit menunjuk titik putih usai meninjau tayangan VAR akibat pelanggaran di area terlarang. Patrick Cruz yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, membawa Kendal Tornado FC unggul lebih dulu atas tim tuan rumah.
Upaya Persis Solo untuk mengejar ketertinggalan semakin sulit setelah salah satu pemain lawan, Ibnu Hajar, diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-72. Namun, keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan oleh Persis Solo untuk membalikkan keadaan. Justru tim tamu yang berhasil menggandakan keunggulan menjadi 0-2 melalui sepakan Ousmane Maiket menjelang laga usai.
Di tempat terpisah, beberapa pertandingan lainnya menyajikan skor telak yang mewarnai pekan Championship Liga 2 musim ini. PSMS Medan tampil sangat dominan saat menjamu Persikad dengan meraih kemenangan telak empat gol tanpa balas. Sementara itu, RANS Nusantara FC menunjukkan ketajaman lini serang mereka dengan membantai PSBS Biak dengan skor mencolok 5-1.
Hasil positif juga diraih oleh PSIS yang sukses mengamankan tiga poin berharga setelah menang tipis 1-0 atas Adhyaksa FC Bekasi. Kemenangan ini memperketat persaingan di papan klasemen sementara Championship Liga 2, di mana setiap tim berjuang keras untuk mengumpulkan poin maksimal di setiap pekannya.
Sementara itu, dari ranah sepak bola putri, Timnas Putri U17 Indonesia kini tengah bersiap menghadapi tantangan besar di Kualifikasi Piala Asia Putri U17 2027. Skuad Garuda Pertiwi Muda telah tiba di Singapura untuk memulai perjuangan mereka pada turnamen yang berlangsung mulai 5 hingga 11 Oktober 2026 mendatang.
Timnas Putri U17 Indonesia tergabung di Grup B bersama tuan rumah Singapura, Arab Saudi, dan Bahrain. Seluruh pertandingan grup ini dijadwalkan akan berlangsung di Bishan Stadium. Target utama yang dicanangkan PSSI adalah membawa tim asuhan tersebut menjadi juara Grup B agar bisa memastikan diri lolos ke putaran final yang akan diselenggarakan di China.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan dukungannya kepada para pemain agar dapat tampil lepas tanpa beban di setiap pertandingan. Ia menekankan pentingnya menikmati proses pengembangan karier bagi para pemain muda di level Asia.
“Kami tentu berharap Timnas Putri U-17 bisa berprestasi dan tidak kalah bersaing dengan Timnas Putra, namun yang paling penting adalah para pemain menikmati proses, bekerja keras, dan berani menghadapi setiap pertandingan,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Erick menambahkan bahwa PSSI berkomitmen penuh untuk terus mendukung pembinaan sepak bola putri secara berkelanjutan. Ia berharap melalui pengalaman di kualifikasi ini, para pemain dapat semakin berkembang dan mampu membawa nama Indonesia ke panggung sepak bola dunia di masa depan.
Lebih lanjut, Erick menyoroti perjuangan dua tim nasional Indonesia yang bertanding dalam waktu yang berdekatan. Ia menegaskan bahwa federasi memberikan dukungan yang setara kepada tim putri maupun tim senior putra, tanpa memberikan beban berlebih kepada kedua skuad tersebut.
Seluruh rangkaian pertandingan baik di kompetisi domestik maupun ajang internasional ini menjadi indikator perkembangan sepak bola tanah air. Para penggemar sepak bola nasional diharapkan terus memberikan dukungan positif bagi setiap upaya pengembangan prestasi tim nasional maupun klub-klub yang bertanding di berbagai level kompetisi.


