Updatekno.id — Dua penggawa Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Joey Pelupessy, dilaporkan langsung bertolak kembali ke klub mereka masing-masing di Eropa sesaat setelah berhasil membawa skuad Garuda menjuarai turnamen bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan cepat ini diambil demi memenuhi komitmen profesional mereka bersama klub yang akan segera menjalani pertandingan lanjutan liga domestik pada akhir pekan ini.
Berdasarkan pantauan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, selepas prosesi perayaan kemenangan yang meriah di atas lapangan, kedua pemain tersebut tidak ikut serta bersama rombongan timnas lainnya. Ketika para pemain asuhan pelatih John Herdman menaiki bus resmi timnas untuk meninggalkan area stadion, Kevin Diks dan Joey Pelupessy terlihat meninggalkan lokasi dengan menggunakan kendaraan mobil terpisah.
Kevin Diks dijadwalkan langsung terbang menuju Jerman untuk kembali bergabung dengan skuad Borussia Monchengladbach. Sementara itu, rekannya, Joey Pelupessy, segera mengarah ke Belgia guna mempersiapkan diri bersama klubnya yang berlaga di kasta kedua kompetisi sepak bola Belgia, Lommel SK.
Langkah cepat ini tidak terlepas dari jadwal padat yang harus dihadapi oleh kedua pemain di level klub. Borussia Monchengladbach dijadwalkan akan melakoni laga krusial melawan FC Koln pada hari Minggu, sedangkan Lommel SK akan berhadapan dengan SK Beveren satu hari sebelumnya, yaitu pada hari Sabtu. Kehadiran kedua pemain ini sangat dibutuhkan oleh masing-masing klub untuk menjaga performa di liga domestik.
Kontribusi Kevin Diks dan Joey Pelupessy dalam keberhasilan Timnas Indonesia merengkuh trofi juara memang sangat signifikan. Pada pertandingan final yang berlangsung sengit melawan Thailand pada Senin malam, kedua pemain berdarah diaspora ini tampil penuh selama 120 menit tanpa digantikan, menunjukkan ketahanan fisik dan dedikasi yang luar biasa di atas lapangan hijau.
Sebagai kapten kesebelasan, Kevin Diks mengemban tanggung jawab besar dan menjadi eksekutor pertama dalam babak adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 2-2 di waktu normal dan babak perpanjangan waktu. Ketenangan dan kepiawaian Diks dalam mengarahkan bola berhasil menaklukkan kiper Thailand, sekaligus membakar semangat serta kepercayaan diri para penendang Indonesia berikutnya.
Keberhasilan eksekusi pertama dari Kevin Diks tersebut terbukti menjadi momentum penting, di mana seluruh algojo penalti dari kubu Indonesia sukses menjalankan tugas mereka dengan sempurna. Kemenangan bersejarah Timnas Indonesia akhirnya dipastikan setelah penjaga gawang Emil Audero melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tendangan penalti dari pemain Thailand, Nattapong Sayriya.
Dengan penyelamatan krusial dari kiper yang kini membela klub Rayo Vallecano tersebut, Indonesia akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 4-2 dalam drama adu penalti. Prestasi gemilang di kancah Asia Tenggara ini menjadi bukti nyata perkembangan positif sepak bola Indonesia yang diperkuat oleh perpaduan pemain lokal dan diaspora bertalenta tinggi.


