Updatekno.id — Persija Jakarta sukses memetik kemenangan besar saat melawat ke markas PSIM Yogyakarta dalam pertandingan lanjutan Super League yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (10/10/2026). Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut berhasil menundukkan tuan rumah Laskar Mataram dengan skor telak 4-0 tanpa balas.
Pertandingan berjalan cukup ketat sejak menit awal. Kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga turun minum setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas yang tercipta di babak pertama. Meski tampil saling menekan, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat papan skor tidak berubah hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya paruh pertama.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan meningkat. PSIM sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-53 melalui tendangan Mauro Caballero, namun kiper Persija Nadeo Argawinata tampil sigap dengan melakukan penyelamatan krusial. Tak lama berselang, Persija sempat mencetak gol melalui Arliansyah Abdulmanan, namun wasit Nendi Rohaendy menganulir gol tersebut setelah berdiskusi dengan asisten wasit VAR karena posisi offside.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-77 ketika Alexander Jeremejeff berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Swedia tersebut sukses menjaringkan bola dengan kaki kanan setelah memanfaatkan umpan dari sisi kiri lapangan. Wasit sempat meninjau insiden tersebut melalui VAR sebelum akhirnya mengesahkan gol pembuka bagi tim tamu.
Keunggulan Persija bertambah pada menit ke-81 melalui kerja sama tim yang apik. Umpan silang dari Kerim Memija berhasil diselesaikan dengan tendangan first time oleh Stjepan Loncar, yang membawa Persija menjauh dengan skor 2-0. Pertahanan PSIM mulai goyah dan terus menjadi bulan-bulanan serangan tim asal ibu kota tersebut.
Dominasi Persija semakin tak terbendung memasuki menit-menit akhir pertandingan. Kwon Chang-hoon menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-87 lewat tendangan terarah yang gagal dijangkau kiper PSIM, Cahya Supriadi. Pesta gol Persija ditutup oleh aksi Stjepan Loncar pada menit ke-90+4 yang melepaskan tembakan melengkung ke pojok kanan gawang, sekaligus mengunci kemenangan 4-0.
Hasil positif ini membawa Persija untuk sementara waktu menduduki puncak klasemen sementara Super League dengan perolehan 12 poin. Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang tren negatif bagi PSIM Yogyakarta yang belum pernah mencicipi kemenangan dalam empat laga terakhir, dengan catatan satu hasil imbang dan tiga kekalahan, yang membuat mereka tertahan di posisi ke-14 klasemen dengan hanya mengoleksi satu poin.
Pertandingan ini juga mencatat performa disiplin dari lini belakang Persija yang dikawal oleh Denis Kolinger dan Radivan Pankov. Sementara di kubu PSIM, upaya yang dibangun oleh Ze Valente dan Nermin Haljeta belum mampu menembus pertahanan kokoh yang dibangun oleh tim tamu. Kekalahan telak di kandang ini menjadi evaluasi besar bagi skuad PSIM dalam melanjutkan kompetisi Super League musim ini.


