Updatekno.id — Borneo FC berhasil mencuri satu poin krusial dalam laga tandang perdana mereka di ajang ASEAN Club Championship setelah menahan imbang raksasa Thailand, Buriram United, dengan skor kacamata 0-0. Pertandingan perdana Grup A tersebut berlangsung di Stadion Chang Arena, Buriram, Thailand, pada Rabu malam WIB, di mana tim berjuluk Pesut Etam harus berjuang ekstra keras menahan gempuran tuan rumah sepanjang sembilan puluh menit laga berjalan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sejak peluit sepak mula dibunyikan oleh wasit, Buriram United langsung mengambil inisiatif menyerang dan mengurung pertahanan Borneo FC. Tekanan demi tekanan dilancarkan oleh lini serang tuan rumah, yang memaksa barisan belakang Pesut Etam bekerja keras menyapu bola dari area penalti. Peluang berbahaya pertama Buriram tercipta pada menit ke-34 melalui tembakan keras Caju, namun bola masih meluncur tipis di samping gawang Borneo FC yang dikawal ketat oleh penjaga gawang mereka.

Menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-41, Buriram kembali menebar ancaman nyata di area pertahanan wakil Indonesia tersebut. Paulinho melepaskan sepakan terarah ke gawang, tetapi kesigapan penjaga gawang Borneo FC berhasil meredam peluang emas tersebut dengan sangat baik. Kedisiplinan lini belakang Borneo FC membuat papan skor tetap bertahan imbang tanpa gol hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun sama sekali karena Buriram United langsung menggebrak pertahanan tim tamu guna memburu gol cepat. Pada menit ke-48, Paulinho nyaris memecah kebuntuan bagi tuan rumah lewat sepakan kerasnya yang membentur tiang gawang sebelah kanan, kemudian memantul ke tiang sebelah kiri sebelum kembali ke area permainan. Keberuntungan masih berpihak pada Borneo FC karena bola liar tersebut berhasil segera disapu menjauh dari zona berbahaya.

Tidak tinggal diam di bawah tekanan hebat, Borneo FC mencoba merespons melalui skema serangan balik cepat yang dimotori oleh penyerang sayap mereka. Tusukan tajam dari Kablan Davy N’Goma di sisi kanan pertahanan lawan diakhiri dengan sebuah sepakan keras, tetapi bola masih melebar tipis di sebelah kanan gawang Buriram United yang dikawal oleh kiper Bootprom.

Skuat asuhan Borneo FC kembali mendapatkan peluang emas beberapa menit kemudian ketika N’Goma kembali merangsek dari sektor kanan dan melepaskan tembakan keras yang sempat dihalau oleh kiper lawan. Bola muntah hasil halauan tersebut sebenarnya jatuh tepat di hadapan Rubio, namun sang penyerang tampak kurang siap menyambut bola liar tersebut sehingga bola memantul kembali dan dengan cepat diamankan oleh kiper Buriram United.

Buriram United terus meningkatkan intensitas serangan guna mengamankan poin penuh di hadapan pendukung mereka sendiri. Eduardo Mancha sempat melepaskan tembakan spekulasi yang masih bisa diamankan dengan sempurna oleh kiper Borneo, disusul oleh sundulan tajam dari bek jangkung Uros Radakovic memanfaatkan situasi sepak pojok yang sayangnya masih melenceng ke sisi kanan gawang.

Memasuki menit ke-90, Borneo FC mendapatkan angin segar setelah kapten sekaligus bek kanan Buriram United, Narubadin Weerawatnodom, menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras. Unggul jumlah pemain di sisa waktu tambahan tidak cukup bagi Borneo FC untuk mencetak gol kemenangan, dan skor imbang 0-0 pun tetap bertahan hingga pertandingan usai. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Pesut Etam dalam mengarungi kompetisi antarklub Asia Tenggara musim ini.