Updatekno.id — Sebanyak 15 kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di ruas Tol Cipularang KM 91.900 arah Jakarta pada Rabu (7/10/2026) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.40 WIB tersebut menyebabkan seluruh lajur kendaraan menuju Jakarta tertutup total dan memicu kemacetan panjang di sepanjang jalur tersebut.
Insiden ini melibatkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari truk traktor head, pikap, hingga berbagai mobil pribadi seperti Toyota Hiace, Honda Brio, dan Chevrolet. Pihak kepolisian segera mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas yang sempat terhenti akibat posisi kendaraan yang menumpuk di badan jalan.
Kepala Induk PJR Tol Cipularang, Kompol Joko Prihatono, mengonfirmasi bahwa terdapat satu orang korban yang mengalami luka berat dalam kecelakaan karambol tersebut. Korban diketahui merupakan pengemudi dari kendaraan traktor head yang diduga menjadi pemicu awal rangkaian tabrakan beruntun tersebut.
“Jumlah korban satu orang, sopir traktor head UD alami luka berat. Korban atas nama Agung warga Lebak,” ujar Kompol Joko Prihatono.
Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan bermula saat arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta sedang mengalami perlambatan akibat adanya perbaikan jalan. Sebuah truk traktor head yang melaju dari arah belakang diduga gagal mengantisipasi kondisi tersebut sehingga menabrak kendaraan di depannya secara beruntun.
Dugaan sementara menyatakan bahwa kelalaian pengemudi dalam mengantisipasi situasi lalu lintas menjadi penyebab utama insiden ini. Kendaraan yang paling depan tertabrak kemudian terdorong hingga mengenai kendaraan lain di depannya secara beruntun, menciptakan efek domino yang melibatkan belasan unit kendaraan di lokasi kejadian.
Salah satu saksi mata, Ujang, seorang pengemudi mobil bak pengangkut sayuran, menuturkan detik-detik saat ia menyadari bahaya dari arah belakang. Ia sempat melihat melalui kaca spion sebuah truk kontainer melaju dengan kecepatan tinggi di tengah arus lalu lintas yang sedang melambat.
Ujang menjelaskan bahwa dirinya sempat berupaya menghindar ke sisi kiri jalan, namun ruang gerak yang terbatas membuatnya tidak bisa menyelamatkan diri sepenuhnya. Kendaraan miliknya ikut terdampak dalam insiden tersebut meski ia bersyukur sebagian besar muatannya masih bisa diselamatkan ke armada lain.
Pihak kepolisian saat ini telah melimpahkan penanganan kasus ini ke Unit Gakkum Satlantas Polres Purwakarta untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.
Penyelidikan kini difokuskan pada pemeriksaan teknis kendaraan trailer yang diduga mengalami rem blong sebagai penyebab utama kecelakaan massal tersebut. Pihak berwenang juga mengimbau para pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur yang sedang dalam perbaikan atau mengalami perlambatan arus.


