Updatekno.id — Pemain belakang Timnas Indonesia, Justin Hubner, mengungkapkan pengalaman pahit yang menimpa keluarganya selama perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menyebut pihak keluarganya sempat menerima ancaman pembunuhan melalui media sosial dari oknum netizen yang diduga berasal dari Malaysia dan Vietnam. Tekanan tersebut muncul di tengah perjuangan skuad Garuda dalam meraih supremasi sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Meskipun berada di bawah tekanan psikologis yang berat, pemain yang kini membela klub Fortuna Sittard tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak goyah. Hubner justru menjadikan cercaan dan ancaman tersebut sebagai bahan bakar motivasi untuk tampil maksimal di atas lapangan hijau. Baginya, pembuktian terbaik atas segala keraguan dan kebencian yang dilontarkan pihak luar adalah dengan memberikan gelar juara bagi Indonesia.
“Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah menang dan menunjukkan kepada mereka siapa raja yang sebenarnya. Dan saya pikir kami sudah menunjukkannya hari ini,” ujar Justin Hubner.
Keberhasilan Indonesia meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026 dipastikan setelah mengalahkan Thailand melalui babak adu penalti dengan skor 4-2. Pertandingan final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tersebut berlangsung sangat dramatis. Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui gol Dean James pada menit ke-84, namun Thailand mampu membalas tiga menit berselang, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu dan akhirnya adu penalti.
Hubner menyatakan bahwa kemenangan ini merupakan jawaban mutlak atas segala narasi negatif yang diarahkan kepada tim nasional. Ia meminta pihak-pihak yang kerap melontarkan komentar kasar atau ancaman di media sosial untuk berhenti melakukan provokasi. Menurut Hubner, keberhasilan Indonesia mengangkat trofi juara sudah cukup untuk membungkam kritik serta perilaku tidak sportif dari pendukung negara lain.
Sepanjang turnamen, kontribusi Hubner bagi skuad Garuda terbilang sangat krusial. Ia tercatat selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam empat pertandingan yang dilakoni Indonesia. Selain kokoh dalam menjaga lini pertahanan, Hubner juga aktif membantu penyerangan, termasuk saat ia mencetak satu gol dan satu assist dalam kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh di fase sebelumnya.
Kemenangan di FIFA ASEAN Cup 2026 ini menambah catatan sejarah manis bagi sepak bola Indonesia. Hubner berharap dengan keberhasilan ini, citra Indonesia sebagai kekuatan besar di kawasan Asia Tenggara semakin diakui dan dihormati oleh negara-negara tetangga. Ia menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah terus berkembang dan menjaga konsistensi performa untuk tantangan-tantangan di masa depan.

