Updatekno.id — Presiden Prabowo Subianto secara khusus memberikan perhatian kepada Letjen TNI Lucky Avianto yang bertindak sebagai komandan upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (5/10/2026). Momen tersebut menarik perhatian publik saat Presiden Prabowo, didampingi Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), secara khusus memanggil dan menyalami perwira tinggi bintang tiga tersebut setelah rangkaian upacara resmi selesai dilaksanakan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Peristiwa menarik itu terjadi ketika sesi foto bersama para pejabat tinggi negara di tengah lapangan upacara usai digelar. Saat itu, Presiden Prabowo berdiri diapit oleh SBY dan Jokowi untuk mengabadikan momen peringatan hari jadi militer tersebut. Usai berfoto, Presiden Prabowo bersalaman dengan SBY, lalu membalikkan badannya ke arah komandan upacara yang masih bersiap di posisinya, kemudian melambaikan tangan sebagai isyarat memanggil sang jenderal bintang tiga untuk mendekat.

Mendapat isyarat tersebut, Letjen TNI Lucky Avianto langsung berlari kecil menghampiri dan berdiri tegap memberi hormat di hadapan Presiden. Kepala Negara segera menjabat erat tangan komandan upacara tersebut sembari berbincang ringan, yang kemudian diikuti oleh SBY yang turut serta dalam percakapan singkat tersebut. Ketiganya tampak terlibat dalam dialog yang hangat dan penuh keakraban di tengah lapangan upacara sebelum rombongan kepresidenan meninggalkan lokasi.

Letjen TNI Lucky Avianto bukanlah sosok sembarangan di lingkungan militer Indonesia, mengingat ia merupakan peraih penghargaan Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) tahun 1996. Penghargaan prestisius tersebut menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan akademisnya yang luar biasa sejak masa pendidikan dasar militer. Saat ini, perwira tinggi yang memiliki latar belakang infanteri tersebut mengemban amanat penting sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.

Sebelum menjabat sebagai Pangkogabwilhan III, Lucky tercatat pernah menduduki posisi sebagai Panglima Komando Daerah Militer XXIV/Mandala Trikora. Dalam rekam jejak kepemimpinannya di lapangan, ia juga memimpin Operasi Habema, sebuah operasi terintegrasi yang dirancang untuk menekan pergerakan dan pengaruh kelompok separatis di wilayah Papua sejak tahun 2024 demi menjaga kedaulatan serta keamanan masyarakat setempat.

Kehadiran Lucky sebagai komandan upacara dalam peringatan HUT TNI kali ini menegaskan reputasinya sebagai salah satu perwira berprestasi yang dipercaya memimpin jalannya upacara sakral militer tingkat nasional. Setelah perbincangan hangat dengan komandan upacara tersebut selesai, Presiden Prabowo dan SBY melanjutkan langkah mereka meninggalkan lapangan upacara bersama Jokowi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta para petinggi jajaran TNI lainnya.