Updatekno.id — Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi tangan terborgol di sebuah rumah kosong di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menggemparkan warga setempat. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (7/10/2026) pagi ini langsung memicu penyelidikan mendalam dari pihak kepolisian setempat guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian yang dinilai tidak wajar tersebut.
Rumah tempat kejadian perkara tersebut diketahui berstatus sedang dikontrak oleh sebuah yayasan yang berbasis di Jakarta. Kontrak sewa tersebut dilakukan atas nama Choirul Akbar, yang rencananya akan memanfaatkan bangunan kosong itu sebagai kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah setempat. Namun, operasional kegiatan pelayanan gizi tersebut belum berjalan karena masih menunggu proses perizinan dari pemerintah pusat.
Pemilik rumah, Azka Aulia, mengungkapkan bahwa properti milik orang tuanya tersebut memang telah disewa oleh pihak yayasan sejak beberapa bulan lalu. Azka menjelaskan bahwa kesepakatan kontrak sewa-menyewa ini direncanakan berlangsung untuk jangka waktu yang cukup lama guna mendukung program sosial yang akan dijalankan oleh pihak yayasan.
“Rumah itu milik orang tua saya. Tapi statusnya sekarang dikontrak yayasan dari Jakarta atas nama Choirul Akbar. Bilangnya mau digunakan untuk SPPG, tapi katanya masih nunggu izin dari pusat turun,” kata Azka Aulia selaku pemilik rumah.
Menurut keterangan Azka, masa kontrak rumah tersebut berjalan selama empat tahun terhitung sejak bulan Februari lalu. Sesaat setelah penandatanganan dokumen kontrak selesai dilakukan, pihak penyewa langsung bergerak cepat melakukan sejumlah perbaikan fisik pada bangunan, termasuk pengecatan ulang dinding rumah agar layak digunakan sebagai kantor pelayanan.
Azka sendiri mengaku sangat terkejut saat pertama kali mendapatkan kabar dari warga sekitar mengenai penemuan mayat di dalam rumah sewaannya tersebut pada pagi hari sekitar pukul 06.30 WIB. Begitu mendengar laporan darurat itu, ia langsung bergegas menuju lokasi kejadian untuk memastikan kebenaran informasi dan mendampingi petugas kepolisian yang tiba di lokasi.
Pasca-kejadian, Azka langsung mencoba menghubungi pihak pengontrak rumah untuk meminta klarifikasi dan mengabarkan situasi terkini. Berdasarkan komunikasi terakhir, diketahui bahwa pihak penyewa atas nama Choirul Akbar saat ini sedang berada di luar negeri untuk menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci, sehingga belum dapat dimintai keterangan secara langsung.
Penemuan mayat dengan kondisi tangan terborgol ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat terkait dugaan tindak kekerasan atau pembunuhan. Hingga saat ini, aparat kepolisian dari Polres Kendal masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara secara intensif, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap tabir di balik kematian pria misterius tersebut.

