Updatekno.id — Pembalap tim pabrikan Ducati, Marc Marquez, secara terbuka mengakui bahwa peluang dirinya untuk mengamankan posisi podium pada balapan Pertamina Grand Prix of MotoGP Mandalika 2026 terasa sangat berat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh sang pembalap Spanyol setelah mencatatkan hasil yang kurang memuaskan pada sesi latihan bebas di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam sesi latihan bebas tersebut, juara dunia sembilan kali ini hanya mampu menyelesaikan rangkaian di posisi kelima. Marquez membukukan catatan waktu terbaik 1 menit 29,426 detik, selisih 0,701 detik dari pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez, yang berhasil menjadi pembalap tercepat di sesi tersebut.

Dominasi pabrikan Aprilia begitu terlihat pada sesi latihan kali ini setelah berhasil menempatkan tiga pembalap pengguna motor mereka di jajaran teratas. Di belakang Raul Fernandez, terdapat pasangan pembalap tim pabrikan Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, yang hanya terpaut selisih waktu sekitar 0,2 detik dari pimpinan sesi.

Melihat gap waktu yang cukup signifikan tersebut, Marquez menegaskan bahwa realitas di lintasan saat ini cukup sulit untuk diabaikan begitu saja. Ia menggarisbawahi pentingnya bersikap realistis terhadap performa motor dan ritme balap yang dimilikinya saat ini.

“Sekarang ini, aku harus membalikkan situasinya cukup jauh agar bisa bersaing demi podium. Aku bahkan tidak membicarakan tentang kemenangan, hanya podium. Kita akan melihatnya; Anda toh tidak akan pernah tahu sebelum chequered flag,” tegas Marc Marquez.

Pembalap yang identik dengan nomor motor 93 tersebut menambahkan bahwa selisih waktu setengah detik lebih di belakang Fernandez merupakan jarak yang nyata. Meskipun ada kemungkinan selisih tersebut dapat dipangkas menjadi sekitar nol koma lima detik, keunggulan lawan tetap menjadi kenyataan objektif yang harus dihadapi oleh timnya.

Upaya realistis yang diusung oleh Marquez juga berkaitan erat dengan misinya untuk memutus catatan kurang beruntung di Mandalika. Pada tahun-tahun sebelumnya, lintasan sepanjang 4,31 kilometer ini sering kali menyajikan tantangan berat bagi Marquez, mulai dari kecelakaan hebat hingga kendala teknis yang membuatnya gagal meraih hasil optimal.

Oleh karena itu, target utama Marquez pada seri kali ini berpindah dari mengejar kemenangan menjadi memaksimalkan raihan poin sebanyak mungkin demi menjaga persaingan di papan atas klasemen kejuaraan dunia. Ia menyadari pentingnya konsistensi mengumpulkan angka di setiap akhir pekan balapan.

“Kami harus terus bekerja keras dan mendesak untuk mendapatkan hasil yang benar-benar terbaik dari apa yang kami miliki dan memperoleh hasil sebaik-baiknya di Mandalika. Kenyataannya akan sulit untuk naik podium di sini; hal yang pentingnya adalah mendulang angkanya sebanyak mungkin,” ujar Marc Marquez.

Seluruh kru Ducati kini berpacu dengan waktu untuk melakukan penyesuaian penataan pada motor Marquez menjelang sesi kualifikasi dan balapan utama. Marquez menegaskan bahwa ia bersama tim tidak akan berhenti bekerja keras dan akan terus mendorong batas kemampuan hingga bendera finis dikibarkan.