Updatekno.id — Persib Bandung mengawali langkah di kompetisi ASEAN Club Championship dengan hasil gemilang setelah berhasil menumbangkan wakil Thailand, Port FC, melalui aksi comeback dramatis pada Kamis (8/10) malam WIB. Bertanding di Stadion Thammasat, klub berjuluk Maung Bandung tersebut sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan di menit-menit akhir pertandingan guna mengunci kemenangan dengan skor meyakinkan 3-1.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertandingan berjalan sangat alot sejak peluit pertama dibunyikan, di mana kedua tim saling jual beli serangan untuk memecah kebuntuan. Port FC yang bertindak sebagai tuan rumah tampil cukup dominan dalam penguasaan bola dan beberapa kali memberikan ancaman serius ke lini pertahanan Persib yang dikawal oleh kiper Teja Paku Alam. Namun, disiplinnya barisan belakang tim tamu membuat babak pertama berakhir dengan skor kacamata tanpa ada gol yang tercipta.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat dan tekanan dari tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66. Port FC mendapatkan hadiah penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Jude Soonsup-Bell, sehingga membuat Teja Paku Alam harus memungut bola dari gawangnya sendiri. Gol tersebut sempat meruntuhkan kepercayaan diri pemain Persib sesaat, namun skuat asuhan pelatih Igor Tolic segera bangkit untuk mengejar ketertinggalan.

Perubahan taktik yang dilakukan oleh tim pelatih Persib terbukti sangat efektif dalam membongkar pertahanan Port FC yang mulai mengendur di penghujung laga. Pesta gol balasan Persib dimulai oleh Mariano Peralta pada menit ke-87 yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Gol penyama kedudukan ini menjadi momentum krusial yang membangkitkan semangat juang para pemain Maung Bandung untuk terus menekan pertahanan lawan.

Keajaiban bagi Persib berlanjut memasuki masa tambahan waktu babak kedua melalui skema serangan yang cepat dan mematikan. Berguinho berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke-90+2, yang kemudian disusul oleh gol penutup dari Luka Menalo pada menit ke-90+6. Hanya dalam kurun waktu sembilan menit jelang laga usai, Persib mampu mencetak tiga gol beruntun yang memastikan kemenangan perdana mereka di fase grup kompetisi bergengsi tingkat Asia Tenggara ini.

Kemenangan ini menempatkan Persib Bandung di peringkat kedua klasemen sementara Grup B ASEAN Club Championship dengan raihan tiga poin. Meskipun memiliki poin yang sama dengan pemuncak klasemen, Persib masih berada di bawah raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT), yang memiliki selisih gol lebih baik. JDT saat ini memimpin klasemen setelah mencatatkan kemenangan telak 6-0 atas wakil Kamboja, Svay Rieng, pada pertandingan pembuka lainnya di grup yang sama.

Sementara itu, posisi ketiga klasemen dihuni oleh klub asal Vietnam, Cong An Ha Noi (CAHN), yang juga memetik kemenangan tipis pada matchday pertama. CAHN berhasil mencuri poin penuh saat melakoni laga tandang melawan Lion City Sailors dari Singapura dengan skor akhir 1-0. Hasil-hasil ini membuat persaingan di Grup B menjadi sangat ketat sejak awal turnamen, mengingat tiga tim teratas sama-sama mengantongi poin maksimal dari pertandingan pembuka mereka.

Keberhasilan Persib mencuri poin di kandang lawan memberikan modal berharga bagi perwakilan Indonesia tersebut untuk menatap laga-laga selanjutnya di babak penyisihan. Pencapaian ini juga menunjukkan daya tahan mental para pemain Maung Bandung yang mampu tetap tenang meski berada dalam tekanan ketertinggalan gol di hadapan pendukung lawan. Persib kini bersiap untuk mempertahankan konsistensi mereka guna menjaga peluang lolos ke babak berikutnya di ASEAN Club Championship.

Di sisi lain, Port FC harus puas tertahan di papan bawah klasemen sementara bersama dengan Shan United, Lion City, dan Svay Rieng yang juga menelan kekalahan di partai perdana. Bagi tim-tim yang kalah, laga selanjutnya akan menjadi sangat krusial untuk memperbaiki posisi dan menjaga asa dalam kompetisi. Turnamen ASEAN Club Championship diprediksi akan terus menyajikan duel-duel panas mengingat gengsi antarklub di kawasan Asia Tenggara yang semakin kompetitif.